Amati Pelajari Eksekusi !

Load Balance HTTP Web Server menggunakan HAProxy di Ubuntu Server

Sebelumnya saya sudah pernah membahas tentang cara membuat load balancing menggunakan Nginx, bisa baca disini https://www.dapurit.com/setting-load-balancing-dengan-nginx/. Kali ini saya akan membahas lagi load balancing menggunakan HAProxy. Load Balancing ini diperlukan untuk mengurangi beban server dengan cara membagi load ke setiap server. Agar server lebih stabil. oke lanjut

Persiapan

Load balancing yang saya kerjakan ini memerlukan 3 server, dengan OS Ubuntu 18.4 LTS

VM1 – LOAD BALANCING
Hostname : server1
IP : 192.168.1.11

VM2 – WEB 1
Hostname : server2
IP : 192.168.1.12

VM3 – WEB 2
Hostname : server3
IP : 192.168.1.13

NOTE : Pastikan di kedua server WEB 1 dan WEB 2 sudah terinstall webserver Apache, jika belum silahkan lihat disini cara install apache di ubuntu https://www.dapurit.com/install-apache-ubuntu-18-04-lts/

Install HAProxy

Install HAProxy di server 1

# apt-get install haproxy

Konfigurasi HAProxy

# cp /etc/haproxy/haproxy.cfg /etc/haproxy/haproxy.cfg.bak
# nano /etc/haproxy/haproxy.cfg

Masukan rule di baris global dan default

global
    log 127.0.0.1 local0 notice
    maxconn 2000
    user haproxy
    group haproxy
defaults
    log     global
    mode    http
    option  httplog
    option  dontlognull
    retries 3
    option redispatch
    timeout connect  5000
    timeout client  10000
    timeout server  10000
listen load_http
    bind 0.0.0.0:80
    mode http
    balance roundrobin
    option httpclose
    option forwardfor
    server server1 192.168.1.12:80 check
    server server2 192.168.1.13:80 check
# systemctl restart haproxy

Proses testing

Pastikan sudah membuat file index.html/php di dalam server1 dan server2, kemudian tes menggunakan curl. Pada percobaan saya sekarang ini saya menambah file index.html dengan rule dibawah ini

<strong>SERVER 1</strong> 
dan 
<strong>SERVER 2</strong>

Jadi ketika diakses di web atau akses melalui curl maka isi konten akan berganti sesuai dengan rule yang sama masukan. lihat lampiran dibawah

Metode yang saya gunakan masih sama dengan metode load balancing yang saya set di nginx, yaitu menggunakan metode round robin. Sehingga request akan berganti dari server1 ke server2.

Sampai disini proses seting loud balancing sudah selesai dan berhasil. Selamat mencoba 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *